Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sitem Pendukung Keputusan

Gambar Relasi Antara EDP, MIS dan DSS

Gambar
Gambar Relasi Antara EDP, MIS dan DSS Relasi adalah merupakan hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Keuntungan dan Kerugian DSS

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DSS Manajer yang menggunakan model matematis dapat memperoleh keuntungansebagai berikut : Proses pemodelan menjadi pengalaman belajar Kecepatan simulasi memberikan kemampuan bagi kita untuk mengevaluasi dampak keputusan dalam jangka waktu yang singkat. Model memberikan daya peramalan Model membutuhkan biyaya yang lebih murah daripada metode trial-and-error. Dapat menyelesaikan problem yang kompleks. Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya. Lebih cepat dengan hasil yang lebih baik (terutama dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi). Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman. Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif. Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer. Sedangkan kerugian model adalah sebagai berikut: Sulitnnya pem...

Evolusi Dari Alat Pengambilan Keputusan

Evolusi dari alat pengambilan keputusan terkomputerisasi Evolusi dari alat pengambil keputusan terkomputerisasi. Dibagi dalam 7 kategori: Transaction Processing Systems (TPS). Manajement Information Sistems (MIS). Office Automation Sistems (OAS). Decision Support Systems (DSS) dan Group DSS (GDSS). Expert Sistem (ES). Executive Information Systems (EIS). Artificial Neural Network (ANN).

Hubungan Antara DS dan ES

Hubungan Antara DS dan ES DS dan ES berbeda dan tak berhubungan dengan sistem  yang terkomputerisasi. Disiplin antara ES dan DS berkembang paralel, tapi saling tak tergantung dan berjalan sendiri-sendiri Menurut kenyataannya, disebabkan karena perbedaan kapabilitas diantara kedua tool, mereka dapat mengkomplen satu sama lain, membuatnya menjadi powerful, terintegrasi, sistem yang berbasis komputer, yang jelas dapat meningkatkan pengambilan keputusan manejerial.

Tahap-Tahap SPK

TAHAPAN-TAHAPAN DSS Tahapan SPK : Definisi masalah Pengumpulan data / elemen informasi yang relevan pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan menentukan alternatif - alternatif solusi ( bisa dalam persentase ) Selain itu tahap-tahap dalan mengambil suatu keputusan telah dijelaskan dalam buku Herbert A. Simon, dimana tahapan tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu:  Kegiatan Intelijen.Mengamati lingkungan mencari kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki Kegiatan Merancang.Menemukan, mengembangkan dan mengalihkan berbagai alternatif tindakan yang mungkin Kegiatan Memilih dan Menelaah.Menilai pilihan-pilihan yang sesuai Tujuan dari DSS adalah sebagai berikut: Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi struktur. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya. Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya. Perintis DSS yang lain, Peter G.W. Keen, bekerja sama dengan Scott Morton mendefinisi...

Jenis-Jenis DSS

JENIS-JENIS DSS Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut: Mengambil elemen-elemen informasi. Menaganalisis seluruh file. Menyiapkan laporan dari berbagai file. Memperkirakan dari akibat. keputusan Mengusulkan. keputusan Membuat keputusan Adapun fokus utama konsep DSS adalah komputer harus digunakan untuk mendukung manajer tertentu membuat keputusan tertentu untuk memecahkan masalah tertentu. Model DSS terdiri dari: Model matematika. Database. Perangkat lunak. yang melukiskan beberapa komponen yang mendukung DSS, seperti: Hardware, Software, Data, Model, dan Interaktif para pemakainya.Menurut Herbert A. Simon keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan, dengan keputusan terprogram pada satu ujungnya dan keputusan tak terprogram pada ujung lainnya. Keputusan Terprogram, bersifat berulang dan rutin sedemikian sehingga suatu prosedur pasti telah dibuat untuk menanganinya sehingga keputusan tersebut tidak perlu diperlakuka...

Komponen Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Komponen Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan terdiri atas tiga komponen utama yaitu : Subsistem pengelolaan data (database). Subsistem pengelolaan model (modelbase). Subsistem pengelolaan dialog (userinterface). Batasan SPK, diantaranya adalah : Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya. Kemampuan suatu SPK terbatas pada perbendaharaan pengetahuan yang dimilikinya (pengetahuan dasar serta model dasar). Proses-proses yang dapat dilakukan SPK biasanya juga tergantung pada perangkat lunak yang digunakan. SPK tidak memiliki kemampuan intuisi seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dirancang hanyalah untuk membantu pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Sistem Pendukung Keputusa (SPK) merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Manfaat dari SPK adalah : SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi pemakainya. SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur. SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan. Walaupun suatu SPK, mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun ia dapat menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya, karena mampu menyajikan berbagai alternatif pemecahan.

Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan

Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem (DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur . Karakteristik sistem pendukung keputusan adalah : Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Dalam proses pengolahannya, sistem pendukung keputusan mengkombinasikan penggunaan model-model analisis dengan teknik pemasukan data konvensional serta fungsi-fungsi pencari / interogasi informasi. Sistem Pendukung Keputusan, dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan/dioperasikan dengan mudah. Sistem Penduku...

Jenis DSS (Decision Support Systems)

Jenis DSS (Decision Support Systems) Usaha berikutnya dalam mendefinisikan konsep DSS dilakuikan oleh Steven L. Alter.Alter melakukan study terhadap 56 sistem penunjang keputusan yang digunakan pada waktu itu,  Study tersebut memberikan pengetahuan dalam mengidentifikasi Enam jenis DSS, yaitu : Retrive information element Analyze entries files Prepare reports form multiple files Estimate decisions qonsquences Propose decision Make decisions Dalam DDS terdapat tiga tujuan yang arus di capai yaitu : Membantu manajer dalam pembuatan keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur Mendukung keputusan manajer, dan bukannya mengubah atau mengganti keputusan tersebut Meningkatkan efektivitas menajer dalam pembuatan keputusan, dan bukannya peningkatan efisiensi Tujuan ini berkaitan dengan tiga prinsip dasar dari konsep DSS, yaitu struktur masalah,dukungan keputusan, dan efektivitas keputusan.

Infrastruktur Teknologi Untuk SPK

Infrastruktur Teknologi Untuk SPK Berdasarkan Dokumen Beberapa aspek yang mempengaruhi keberhasilan dokumen, diantaranya: HARDWARE Berkurangnya biaya Meningkatnya kecepatan pemrosesan merupakan indicator teknologi yang jelas mengenai munculnya sistem penunjang keputusan berdasarkan dokumen. Yang memiliki kemampuan memproses sejumlah besar data yang disimpan. Kunci keberhasilan penunjang keputusan berdasarkan dokumen adalah bahwa ia mampu memberikan peningkatan dalam teknologi penyimpanan dan standar masukan jenis data. Tahapan SPK: Definisi masalah Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)   Tujuan dari SPK: Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur Mendukung manajer dalam mengambil keputusan Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain s...

Pengertian Sistem Pendukung Keputusan ( SPK )

Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.   Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.   ARTI DSS DSS sebagai sebuah system yang memberikan dukungan kepada seorang manajer, atau kepada sekelompok manajer yang relative kecil yang bekerja sebagai team pemecah masalah, dalam memecahkan masalah semi terstrukitur dengan memberikan informasi atau saran mengenai keputusan tertentu. Informasi tersebut diberikan oleh laporan berkala, laporan khusus, maupun output dari model matematis. Model tersebut juga mempunyai kemampuan untuk memberikan saran dalam tingkat yang bervariasi Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem ...