Postingan

Conceptual Framework

Gambar
                    Conceptual Framework                                                  Written by Ari Julianto       Conceptual Framework is one of the main part in a thesis or skripsi. It is usually placed at the end of Chapter II, but some other faculties have their own rules.       A conceptual framework elaborates the research problem in relation to relevant literature. This section may summarize the major (dependent and independent) variables in our research. The framework may be summarized in a schematic diagram that presents the major variables and their hypothesized relationships. It should also cover t...

Komponen Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Komponen Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan terdiri atas tiga komponen utama yaitu : Subsistem pengelolaan data (database). Subsistem pengelolaan model (modelbase). Subsistem pengelolaan dialog (userinterface). Batasan SPK, diantaranya adalah : Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya. Kemampuan suatu SPK terbatas pada perbendaharaan pengetahuan yang dimilikinya (pengetahuan dasar serta model dasar). Proses-proses yang dapat dilakukan SPK biasanya juga tergantung pada perangkat lunak yang digunakan. SPK tidak memiliki kemampuan intuisi seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dirancang hanyalah untuk membantu pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Sistem Pendukung Keputusa (SPK) merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Manfaat dari SPK adalah : SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi pemakainya. SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur. SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan. Walaupun suatu SPK, mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun ia dapat menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya, karena mampu menyajikan berbagai alternatif pemecahan.

Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan

Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem (DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur . Karakteristik sistem pendukung keputusan adalah : Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Dalam proses pengolahannya, sistem pendukung keputusan mengkombinasikan penggunaan model-model analisis dengan teknik pemasukan data konvensional serta fungsi-fungsi pencari / interogasi informasi. Sistem Pendukung Keputusan, dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan/dioperasikan dengan mudah. Sistem Penduku...

Pengertian E-FulFillment

E-FulFillment E-FulFillment berarti memenuhi atau merealisasikan. Dalam konteks rantai pasokan kita sering mendengar kata order FullFillment yang artinya pemenuhan pesanan konsumen. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam proses FullFilment adalah : menerima pesanan dari konsumen, mengelola transaksi, sebagai komunikasi dengan konsumen untuk memberikan informasi status pesanan serta dukungan teknis. Dengan demikian E-Fulfillment adalah pengelolaan proses-proses diatas dengan media teknoligi informasi dan komunikasi. Dalam pengertian E-Fulfillment merupakan aktifitas yang secara fisik mengirim produk dan layanan yang ditempatkan pada jaringan system persediaan melalui transaksi E-Commerce.

Pengertian E-SCM (Supply Chain Management)

E-SCM (Supply Chain Management) E-SCM merupakan suatu konsep manajemen dimana perusahaan berusaha memanfaatkan internet dan teknologinya untuk mengintegrasikan seluruh mitra kerja perusahaan, terutama yang berhubungan dengan sistem pemasokan bahan-bahan atau sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan dalam proses produksi (sisi supply). e-SCM merupakan kebalikan dari e-CRM dimana pada e-SCM lebih menekankan pada sisi supplynya yaitu supplier dan distributor yang digunakan sedangkan pada e-CRM lebih menekankan sisi demandnya yaitu konsumen perusahaan.

Pengertian E-Environment

E-Environment E-environment merupakan pengembangan teknologi dan informasi dalam memperdayakan atau mengenalkan lingkungan hidup sekitar kita. Dari sini kita mengetahui banyak mengenai lingkungan alam yang harus kita jaga. Sehingga manusia dapat langsung melihat bagaimana kondisi alam yang ada disekitarnya.